T.Ridwansyah: Rekrutmen RSUD Yulidin Away Harus Diusut, Bupati Diminta Evaluasi plt Direktur

JURNAL ACEH

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:14 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan– Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS), *T. Ridwansyah*, menyoroti dugaan kurang transparannya proses rekrutmen tenaga kerja kontrak di RSUD Yulidin Away Aceh Selatan. Menurutnya, polemik yang berkembang di tengah masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“RSUD Yulidin Away adalah fasilitas pelayanan publik yang dibiayai oleh uang rakyat. Karena itu, setiap proses penerimaan tenaga kerja harus dilaksanakan secara terbuka, objektif, kompetitif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai mekanisme dan hasil seleksi,” tegas T. Ridwansyah.

Ia menilai, apabila benar proses rekrutmen tidak diumumkan secara terbuka atau minim akses informasi kepada masyarakat, kondisi tersebut bertentangan dengan semangat tata kelola pemerintahan yang baik, prinsip transparansi, akuntabilitas, serta sistem merit yang seharusnya menjadi pedoman dalam setiap penyelenggaraan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itu, HAMAS mendesak Bupati Aceh Selatan agar segera memerintahkan Inspektorat maupun pihak berwenang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh tahapan rekrutmen tenaga kerja kontrak di RSUD Yulidin Away, mulai dari proses pengumuman, seleksi administrasi, pelaksanaan tes, hingga penetapan peserta yang dinyatakan lulus.

“Kami meminta Bupati tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Pemeriksaan harus dilakukan secara independen dan hasilnya wajib disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada publik,” ujar Ridwansyah.

Selain pemeriksaan, HAMAS juga meminta Bupati segera melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan plt Direktur RSUD Yulidin Away. Menurut Ridwansyah, seorang pimpinan institusi pelayanan publik harus mampu menjaga integritas, keterbukaan, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang dipimpinnya.

“Apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya pelanggaran prosedur, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, atau praktik yang bertentangan dengan prinsip merit dan transparansi, maka kami meminta Bupati Aceh Selatan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk mencopot plt Direktur RSUD Yulidin Away dari jabatannya,” tegasnya.

Ridwansyah menambahkan bahwa tuntutan tersebut bukan ditujukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai prinsip negara hukum dan pemerintahan yang bersih.

“Kepercayaan masyarakat jauh lebih mahal daripada jabatan. Pemerintah harus membuktikan bahwa tidak ada ruang bagi praktik yang mencederai rasa keadilan. Rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah harus menjadi contoh transparansi, bukan justru melahirkan polemik di tengah masyarakat,” tutup T. Ridwansyah.

Berita Terkait

Tambang Emas Lubuk Anas Disorot, Puluhan Alat Berat Beroperasi di Tengah Dugaan Lemahnya Pengawasan
Tambang Ilegal Skala Besar di Aceh Selatan, Dugaan Aliran Setoran dan Perlindungan Oknum Menjadi Sorotan
Mahasiswa Universitas Teuku Umar Gelar Lomba Cerdas Cermat Antar Desa untuk Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Hipertensi
Mahasiswa PBL II Universitas Teuku Umar Gelar Sosialisasi Pencegahan Hipertensi dan Diabetes Mellitus di Desa Batee Tunggai

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:01 WIB

Kongkalikong Alat Berat dan Setoran Disorot Warga Geumpang, Penertiban Tambang Diminta Jangan Berhenti di Operator

Selasa, 22 September 2026 - 03:12 WIB

Tenda Tambang Dibakar, Dugaan Pemodal Cina Masih Misterius: Penertiban PETI Geumpang Jangan Berhenti di Permukaan

Selasa, 22 September 2026 - 03:11 WIB

PETI Geumpang dan Dugaan Modal Cina: Tenda Penambang Lokal Ditertibkan, Siapa Pemilik Alat Berat yang Belum Tersentuh?

Minggu, 20 September 2026 - 20:51 WIB

Pidie Berpesta di Usia ke-515, Warga Alue Pigoe Menangisi Kamp Kerja yang Hangus Dilalap Api

Minggu, 20 September 2026 - 02:46 WIB

PETI Geumpang Pidie Kembali Dipertanyakan, Warganet Singgung Dugaan Setoran dan Tambang yang Disebut Kembali Beroperasi

Minggu, 20 September 2026 - 01:03 WIB

PETI Geumpang Kembali Disorot setelah Penindakan Sebelumnya, Nama Wakil Bupati Muncul di Medsos, APW-LLA Desak Pengawasan Diperketat

Sabtu, 12 September 2026 - 18:35 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Mengancam Geumpang, Pemerintah Didesak Ungkap Data, Risiko Bencana dan Potensi Pencemaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Polres Pidie Raih Penghargaan Kapolri atas Capaian Nilai IKPA Sempurna Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru