Jubir KPA Tegaskan Tak Ada Instruksi Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Minta Anggota KPA Tidak Terprovokasi

JURNAL ACEH

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 04:15 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Jack Libya, menegaskan bahwa tidak pernah ada perintah dari KPA Pusat kepada anggotanya untuk menaikkan bendera bulan bintang, khususnya pada 25 Desember 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung Jack Libya melalui sebuah video yang beredar luas di Banda Aceh dan media sosial, Kamis malam (25/12/2025).

“Lon Jack Libya, Juru Bicara KPA Pusat. Hana perintah untuk peuek bendera tanggai 25 Desember 2025(Saya Jack Libya, Juru bicara KPA Pusat. Tidak ada perintah untuk menaikkan bendera pada tanggal 25 Desember 2025),” tegas Jack Libya dalam pernyataannya, seraya meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Jack Libya, isu ajakan pengibaran bendera bulan bintang tersebut bukan berasal dari struktur resmi KPA, melainkan merupakan propaganda yang disebarkan oleh pihak tertentu dari luar Aceh. Ia secara terbuka menyebut nama Tgk Fajri, yang disebut berada di luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nyan bandum propaganda Tgk Fajri yang di lua nanggroe,(ini semua propaganda Tgk Fajri dari luar negeri)” ujarnya, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak mewakili sikap maupun kebijakan KPA Pusat.

Lebih lanjut, Jack Libya mengimbau seluruh anggota KPA di seluruh Aceh agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketenangan. Ia menekankan bahwa Aceh saat ini sedang berada dalam suasana duka, menyusul berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah.

“Lon harap bandum KPA ban sigom Aceh, bek terpengaruh ngon pernyataan Tgk Fajri yu puek bendera. Aceh sedang berduka, Aceh sedang musibah(Saya harapkan semua KPA di seluruh Aceh, jangan terpengaruh dengan pernyataan Tgk Fajri yang suruh naikkan bendera. Aceh sedang berduka, Aceh sedang mengalami musibah),” katanya dengan nada serius.

Jack Libya juga menyampaikan bahwa persoalan bendera merupakan bagian dari dinamika panjang Aceh yang memiliki waktu dan momentum tersendiri. Namun, ia meminta seluruh pihak untuk bersabar dan menahan diri, mengingat prioritas utama saat ini adalah solidaritas kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Bendera nyan akan di ek, bendera nyan akan di ek. Saba syehdara lon. Tanyoe tengoh musibah (Bendera akan naik, bendera akan naik. Sabar saudaraku, sabar saudaraku. Kita sedang musibah, sabar.. sabar saudaraku),”pungkasnya.

Berita Terkait

Penempatan Kausar Hanum di Inspektorat Aceh Picu Isu Konflik Kepentingan, Pemerintah Diminta Transparan
Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba
Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh
Usut Tuntas Penyebab Banjir di Aceh, Dan Temukan Dalangnya
Transformasi Pengelolaan Sampah Dimulai, Lapas Perempuan Medan Luncurkan Program Smart Zero Waste dan Dashboard SIPINTAR
Gelombang Kecaman Usai Kadisdik Gayo Lues Unggah Status Politik, Masyarakat Tuntut Penindakan
Safrizal ZA Bicara Terbuka di Podcast CNN Indonesia: Bencana Sumatra Jadi Ujian Terbesar, Pemulihan Aceh Harus Cepat, Akurat, dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:01 WIB

Kongkalikong Alat Berat dan Setoran Disorot Warga Geumpang, Penertiban Tambang Diminta Jangan Berhenti di Operator

Selasa, 22 September 2026 - 03:12 WIB

Tenda Tambang Dibakar, Dugaan Pemodal Cina Masih Misterius: Penertiban PETI Geumpang Jangan Berhenti di Permukaan

Selasa, 22 September 2026 - 03:11 WIB

PETI Geumpang dan Dugaan Modal Cina: Tenda Penambang Lokal Ditertibkan, Siapa Pemilik Alat Berat yang Belum Tersentuh?

Minggu, 20 September 2026 - 20:51 WIB

Pidie Berpesta di Usia ke-515, Warga Alue Pigoe Menangisi Kamp Kerja yang Hangus Dilalap Api

Minggu, 20 September 2026 - 02:46 WIB

PETI Geumpang Pidie Kembali Dipertanyakan, Warganet Singgung Dugaan Setoran dan Tambang yang Disebut Kembali Beroperasi

Minggu, 20 September 2026 - 01:03 WIB

PETI Geumpang Kembali Disorot setelah Penindakan Sebelumnya, Nama Wakil Bupati Muncul di Medsos, APW-LLA Desak Pengawasan Diperketat

Sabtu, 12 September 2026 - 18:35 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Mengancam Geumpang, Pemerintah Didesak Ungkap Data, Risiko Bencana dan Potensi Pencemaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Polres Pidie Raih Penghargaan Kapolri atas Capaian Nilai IKPA Sempurna Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru